Ayo Belajar Trading Saham dari Mereka yang Sudah Gagal
Banyak orang mau berhasil dari trading saham, melainkan tak sedikit dari mereka yang terjun ke dunia saham bukannya untung malah buntung. Walaupun seperti itu ada juga yang sukses dari trading saham, menjadi kaya raya hanya dengan trading saham, namun jumlahnya sungguh-sungguh sedikit sekiranya dibandingi dengan mereka yang belum sukses.
Kenapa lebih banyak orang yang gagal daripada yang sukses? Apakah trading saham sesulit itu?
Sesungguhnya jawabannya sederhana, banyak orang yang masuk ke dunia trading hanya sebab ikut-ikutan, melihat orang lain berhasil dari trading saham mereka malahan juga bermotivasi untuk ikutan trading saham. Akan namun keinginan dan semangat mereka tak dilengkapi dengan pengetahuan yang memadai, sehingga banyak dari mereka yang gagal.
Warren Buffett pernah mengatakan "Risk comes from not knowing what you're doing".
Kian kamu mengetahui apa yang sepatutnya Anda lakukan dan mengetahui taktik-taktik apa saja yang dapat kamu gunakan, tentu saja resiko yang akan kamu hadapi akan kian kecil dan Anda juga bisa menemukan strategi apa yang cocok untuk Anda.
Lalu apa saja strategi-strategi yang perlu kamu kenal?
INVESTASI VS TRADING
Ketika kamu menjelang dunia saham, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memastikan di awal apakah kamu ingin berinvestasi atau trading.
Memang apa perbedaannya antara trading dan investasi?
Perbedaan yang paling mencolok terdapat pada rentang waktunya, bila Anda berinvestasi karenanya waktu yang dibutuhkan bisa hingga 5 sampai 10 tahun atau pun lebih. Adapun trading tidak memerlukan waktu selama itu, dengan trading Anda bisa mendapatkan keuntungan yang luar biasa hanya dalam bentang waktu harian sampai mingguan.
Mindsetnya malah juga berbeda, seorang pemodal dalam membeli saham mindsetnya merupakan yang dibeli perushaannya. Adapun trader mindsetnya adalah dagang, seorang trader dalam membeli saham akan memanfaatkan selisih harga beli dan jual untuk mendapatkan keuntungan.
Analisa yang dipakai juga berbeda, saat seorang pemberi modal memakai analisa fundamental, menganalisa kinerja perusahaan melewati laporan keuangan dan memperhatikan bisnis model perushaan yang mau dibelinya, lain lagi dengan seorang trader yang memakai analitik teknikal, yang cuma menelaah histori pergerakan harga saham di dalam pengambilan keputusan jual dan beli.
Pilihannya kembali lagi pada diri kita masing-masing, kamu lebih nyaman yang mana? Cek juga pelbagai Artikel Forex disini.
Replies