Jadi Tempat Shooting Film, Beberapa Destinasi Tamasya Indonesia Ini Makin Terkenal
Dalam beberapa tahun baru-baru ini ini, semakin banyak film karya buah hati bangsa tayang di layar perak. Yang menarik, film-film itu pun mengambil lokasi pembuatan yang cocok menjadi tujuan tamasya. Film dan obyek liburan dapat saling menunjang satu sama lain.
Apalagi bila film tersebut berlokasi indah. Ditambah lagi di era modern ini traveling telah jadi gaya hidup bagi beberapa besar buah hati muda. Baca informasi tentang harga tiket lokasi wisata disini.
Film Laskar Pelangi contohnya, dia sukses mendongkrak perkembangan roda pariwisata di Belitung. Adapula 5 Cm, sebuah film yang disadur dari novel berjudul sama karangan Donny Dhirgantoro. Beberapa waktu sesudah film tersebut naik layar, angka kunjungan ke Gunung Semeru malahan makin meningkat.
Nah, penasaran film Indonesia apa saja yang berhasil mendongkrak objek wisata di Tanah Air? Berikut rumusan 6 objek tamasya yang menjadi lebih ramai sebab diciptakan latar dalam film dikabarkan dari berbagai sumber.
1. Petualangan Sherina (2000) - Observatorium Bosscha
Masih ingat adegan di mana Sherina dan Saddam bersembunyi di sebuah gedung dari kejaran penculik? Ya, gedung itu merupakan Observatorium Bosscha. Tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia ini berlokasi di daerah Lembang, Bandung.
Di dalamnya terdapat bebrapa buah teleskop besar, di antaranya yaitu teleskop Refraktor Ganda Zeiss, Schmidt Bima Sakti, Refraktor Bamberg, dan Cassegrain GOTO.
2. Java Heat (2013) - Candi Borobudur
Java Heat yaitu satu-satunya film yang menerima izin syuting di kawasan Candi Borobudur. Candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini memang memiliki peraturan yang benar-benar ketat.
Untuk mendapatkan izin syuting, regu film Java Heat ini bahkan harus mengurus izin ke pihak UNESCO, pemerintah Indonesia, golongan masyarakat Buddha, dan beberapa lembaga lain.
3. The Raid 2 (2014) - Benteng Van der Wijck
Benteng ini terletak di tempat Gombong, Kebumen, Jawa Tengah. Dia berdiri pada tahun 1818 atas prakarsa Jenderal Van den Bosch.
Dulunya, benteng ini didirikan dengan tujuan untuk memperkuat pertahanan dan mempersempit ruang gerak musuh di Kedu Selatan. Nah, dalam film The Raid 2, benteng ini diwujudkan sebagai daerah tahanan.
4. AADC 2 (2016) - Gereja Ayam
Objek liburan ini menjadi kian hit berkat film AADC 2. Bangunan yang sempat mangkrak semenjak tahun 1990-an ini berlokasi di atas Bukit Rhema di tempat Kembanglimus, Magelang, Jawa Tengah.
5. Sulit Sinyal (2017) - Air terjun Tanggedu
Objek tamasya yang satu ini sempat timbul dalam film Sulit Sinyal garapan Ernest Prakasa.
Sedangkan untuk menuju ke sana patut menempuh perjalanan yang jauh dan agak melelahkan, pemandangan yang disuguhkan oleh air terjun yang berjarak sekitar 45 km dari Kota Waingapu ini sungguh tidak mengecewakan.
6. Yowis Ben (2018) - Kampung Tridi
Kalau Singapura mempunyai Kampong Glam, Malang mempunyai Kampung Tridi. Dalam menggarap filmnya yang berjudul Yowis Ben, Bayu Skak menghasilkan Kampung Tridi sebagai salah satu latar daerah utamanya.
Ratusan rumah yang berada di dekat Sungai Bratas tersebut sengaja dicat dengan gambar-gambar 3 dimensi, sehingga kelihatan kongkret. Pengunjung dapat memanfaatkan tembok-tembok yang dihiasi dengan mural untuk berswafoto.
Replies