Banyak Masalah Merintangi Sopir Truk di Jalan, Ini Penghasilannya

Menekuni profesi sebagai sopir truk butuh hati yang tabah dan lapang dada. Seperti Itu prinsip yang dikuasai Suwarto, 53, pengemudi truk asal Purwodadi Jawa Tengah yang biasa beroperasi di jalanan Semarang- Bali selama 20 tahun terakhir.

Bapak 4 anak itu menuturkan menjadi seorang sopir truk yang biasa memandu komoditas seperti buah-buahan, sayur hingga material sudah membikin dirinya dapat menghidupi serta menyekolahkan si kecilnya hingga ke bangku SMA sebelum akhirnya si kecil-anaknya mentas untuk mencari jalan hidup sendiri.

Tapi, ada banyak pengalaman pilu yang dirasakan Suwarto menekuni pekerjaan itu. Yang paling sulit menurutnya jikalau sudah kehabisan uang di jalan, sedangkan barang wajib langsung sampai tujuan. Cek beragam informasi tentang sewa mobil truk di tangerang disini.

Suwarto mengatakan sebab kehabisan ongkos di jalan, dia pernah 2 hari menunggu di jalur hingga ada rekannya datang memberi pinjaman untuknya melanjutkan perjalanan. Ongkos yang ia perlukan satu kali perjalanan Semarang-Bali tak cukup Rp 1 juta.

Suwarto mengatakan perjalanan memang lebih nyaman karena adanya tol. Tetapi juga membikin pengeluaran jadi bertambah.

Praktis dengan operasional besar itu, Suwarto mengungkapkan sekali perjalanan Semarang-Bali ia harus menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 juta. Dia bersyukur penghasilannya untuk mengantarkan komoditi itu dari Semarang ke Bali besarnya rata-rata Rp 2,8 juta. Jadi ia bisa membawa pulang Rp 1,3 juta satu kali jalan.

Tapi penghasilan itu hingga rumah semestinya dipotong untuk sewa truk kepada juragannya yang besarnya Rp 60 ribu per hari atau Rp 1,8 juta per bulan.

Suwarto menambahkan, dia memilih tidak mengambil pesanan apabila modal cekak atau tidak ada pinjaman. Daripada dia mesti kehabisan uang di jalan dan terlantar sampai ada bantuan.

Suwarto menambahkan sedangkan kehidupan trek keras tetapi persaudaraan antar sopir sangat kuat. Sehingga kalau menyangkut soal keamanan di jalanan solidaritas antar pengemudi tinggi. Hal ini membikin Suwarto juga tidak terlalu kuatir sekiranya menemui dilema di jalanan. Bagus soal keadaan truknya atau gangguan dari luar lainnya.

Suwarto justru berterima kasih sekarang ia telah memiliki jaringan customer yang rutin minta dagangannya diantarkan ke tujuan yang diharapkan.