Mengenai Perbedaan Umrah serta Haji

Rukun Islam ada 5 jumlahnya. Rukun Islam yakni perbuatan dasar sebagai pondasi yang patut dikerjakan oleh seorang muslim. Jadi semua umat Islam mesti melaksanakan kelima rukun Islam hal yang demikian. Rukun Islam yang kelima adalah haji. Berbeda dengan rukun Islam yang lain yaitu syahadat, shalat, zakat dan puasa, haji ialah rukun Islam yang diharuskan bagi mereka yang kapabel. Kenapa demikian? Karena mengingat Mekah yang jauh sekali dari Indonesia, tentunya memerlukan biaya yang tak sedikit. Sehingga undang-undang dari haji bagi umat Islam ialah mesti bagi mereka yang mampu. Banyak umat Islam yang saking inginnya pergi ke Mekah dan Madinah, ada yang memilih untuk menjalankan umroh sunnah. Umrah merupakan bukan suatu hal yang sepatutnya dilaksanakan. Namun, mengingat biaya haji yang besar dan menunggu antrian berangkat yang bertahun-tahun, banyak yang memilih untuk melakukan umrah lebih-lebih dahulu.
IMG_1827.jpg

Umroh dan haji mempunyai beberapa perbedaan diantaranya yakni waktu dan rukun-rukun yang dilakukan. Ibadah haji cuma dapat dijalankan pada bulan haji, jadi setahun cuma satu kali. Padahal ibadah umrah sunnah dapat dilakukan di waktu kapan malah. Perbedaan yang kedua ialah pada rukun-rukun ibadah yang dilakukan. Pada ibadah umrah tidak terdapat wukuf di Arafah, mengiap di Muzdhalifah, dan tak menjalankan lempar jumroh di Mina. Jangka waktu umrah juga umumnya dalam hitungan minggu saja, meski untuk ibadah haji dilakukan hampir satu bulan.

Perbedaan lain yang amat mencolok pada umroh dan haji adalah biaya yang dikeluarkan. Untuk melaksanakan umroh sunnah tak memerlukan biaya sebesar mengerjakan ibadah haji. Selain itu, untuk mengerjakan ibadah haji pada zaman kini ini kita mesti menunggu waktu sekitar 5-6 tahun untuk dapat berangkat ke tanah suci. Tetapi ini dikarenakan telah banyak sekali pendaftar jamaah haji. Tetapi, kuota yang berangkat setiap tahunnya tidak mengalami penambahan yang signifikan. ini tentu membikin para calon jamaah untuk antri dan menunggu giliran keberangkatan ke tanah suci serta belum tentu juga kita masih diberikan usia untuk menunggu antrian hal yang demikian.