Lima Kiat Memasak Gulai Agar Rasanya Gurih serta Berbau Harum

Banyak dari kita yang mengolah daging kambing jadi sate serta gulai. Tapi terbukti, membuat gulai yang beraroma lezat dan berempah, bukanlah perkara mudah. Terdapat beberapa rempah yang harus traveler gunakan dikala memasak gulai, tergantung dari tempat masing-masing.

Saat datang ke Sumatera, pekak , kapulaga, dan jintan pasti menjadi aromatik di dalam gulai. Ketika di Jawa, yang masyarakatnya lebih menyukai masakan yang ringan, maka rempah tadi bisa jadi dihilangkan. Namun walhasil, toh, konsisten enak.

Dari hasil racikan yang berbeda tadi, karenanya lahirlah gulai yang warnanya berbeda. Ada yang kuning cemerlang, kuning kemerahan, kuning kehitaman, atau hijau. Semua dengan nama gulai serta seluruh tetap sedap. Dari segi isi, gulai yang awalnya berisi daging sapi atau daging kambing, kemudian jadi berkembang. Cek juga info seputar resep makanan seperti resep masakan daging sapi disini.

Bila membagi gulai berdasar tipe isinya, kita pasti bisa membikin lebih dari 10 jenis. Untuk isi daging umpamanya, ada gulai iga, gulai otak, gulai itik, gulai cacah (daging yang dipotong kecil), gulai kepala ikan, gulai usus. Dari sayuran malah dapat muncul gulai daun singkong, gulai cubadak (gulai nangka), dan gulai rebung.

Inilah Tips agar gulai lezat:

1. Rempah mutu prima
Ingat, gulai yang nikmat, wangi-wangiannya seharusnya tajam dan harum. Karena itu rempah wajib dilihat kualitasnya. Rempah yang kering seperti pekak, pala, dan cengkeh, seharusnya benar-benar kering dan tersimpan di dalam wadah tertutup rapat. Pala yang tidak kering atau muda, biasanya pahit rasanya.

2. Santan Kelapa Tua
Pakai kelapa yang tua agar santan yang diciptakan gurih rasanya. Lebih baik membagi santan jadi dua komponen, encer serta kental. Santan yang encer digunakan untuk merebus bahan makanan sehingga tak pecah. Menjelang matang, baru masukkan santan yang kental.

3. Api kecil
Kelezatan gula bukan semata pada kuahnya, namun juga pada isinya karena itu perembesan bumbu di dalam bahan isi betul-betul penting. Jangan pakai api yang besar supaya makanan sempat meresapkan bumbu.

4. Rendam dalam Bumbu
Pada bahan makanan yang gampang hancur seperti ikan, lumuri bumbu dahulu supaya sedangkan waktu memasaknya tak lama, bumbu tetap menyerap ke dalamnya.

5. Jangan banyak diaduk
Untuk gulai yang isinya bahan makanan mudah hancur umpamanya ayam, ikan, atau tahu, pengadukannya jangan dikerjakan terlalu kerap kali. Kecilkan saja api serta dan biarkan bumbu menyerap secara perlahan.