Life Style Muslim 4.0 Tumbuhkan Banyak Kesempatan Bisnis

Revolusi 4.0 terbukti tidak cuma memengaruhi konsumen muslim Indonesia dari sisi bagaimana mereka menggunakan serta memanfaatkan teknologi 4.0, melainkan juga aspek-aspek lain.

Hal ini diungkapkan Yuswohady, seorang penulis sekitar 40 buku mengenai pemasaran, dalam kajiannya yang berjudul Muslim 4.0: Hijrah+Digital+Leisure. Intinya, kajian itu berisi seputar perkembangan gaya hidup muslim Indonesia di tengah pusaran ekonomi di era revolusi industri 4.0.

Pria yang pernah 12 tahun berprofesi di MarkPlus Institute of Marketing (MIM) dengan posisi terakhir sebagai chief executive itu, membagi gaya hidup muslim dikala ini jadi 3 dimensi, yaitu dimensi spiritual (keislaman), fungsional (teknologi), dan emosional (leisure).

Menurutnya, muslim 4.0 ditandai dengan fenomena perubahan gaya hidup kaum muslim yang makin religius (hijrah), connected (digital), serta fun (leisure). Simak pula informasi terupdate di www.bisnisonlinekita.net.

Ia pun menyuarakan, kemajuan teknologi yang bergerak dengan kecepatan eksponensial (terutamanya artificial intelligence dan blockchain) bukannya menghasilkan kaum muslim Indonesia semakin pudar keislamannya, melainkan justru sebaliknya, kian religius dan islami.

Fakta lainnya juga dipaparkan Yuswo tentang aktivitas hijrah fest tahun silam yang menurutnya seperti itu heboh dan menjadi identitas baru kaum muslim milenial.

Kecuali itu, kemajuan teknologi 4.0 sudah membentuk gaya hidup digital (digital lifestyle) di kalangan kaum muslim yang modern, memiliki global mindset, serta techy. Dia menyebutnya dengan generation muslim. Mereka dianggap mempunyai digital lifestyle dengan memanfaatkan teknologi 4.0.

Sebagian fenomenanya mulai kelihatan seperti bermunculannya startup-startup digital dengan basis syariah, ramainya fintech syariah, lifestyle cashless dalam pembayaran zakat dan sedekah hingga menjamurnya konten-konten digital yang muslimvfriendly.

Salah satunya, pemakaian blockchain di dunia keuangan dengan bentuk mata uang digital bernama Noorcoin. Noorcoin yaitu token syariah pertama di dunia, yang memadukan teknologi kripto dengan platform yang cocok dengan peraturan syariah.

Platform yang dioptimalkan oleh anak bangsa Sofia Koswara ini dibangun dengan metode reputasi yang terdesentralisasi yang berprofesi dengan teknologi blockchain.