Ini Tips Cerdas Pilih Sofa, Jangan Sampai Ruang Jadi Pengap

Memilih sofa yang pas untuk rumah tidak mudah. Membeli sofa tak cukup dikerjakan cuma dengan pergi ke toko, membeli, lalu menunggu barang didampingi ke rumah.

Walaupun nampak sederhana, terdapat banyak ketetapan yang harus kita tahu serta mengerti sebelum memilih dan membeli sofa. Walaupun fungsinya merupakan sebagai tempat duduk serta bersantai, sofa ternyata memiliki fungsi tambahan.

Sofa juga dapat menjadi penyokong penting dekorasi rumah. Sehingga untuk menghasilkan sofa paralel dengan fungsinya itu—tempat duduk dan unsur dekorasi—kita tidak bisa sembarangan pilih teladan dan ukuran.

Sebaliknya, terdapat beberapa hal yang perlu kita tentukan serta kenal terutamanya dulu agar mendapat alternatif sofa sempurna, layak kebutuhan ruang. Salah satu faktornya yakni ukuran ruang, entah itu ruang tetamu atau ruang keluarga. Simak info seputar service sofa tamu di tangerang disini.

"Esensi yang terutamanya yakni luas ruangan. Sofa bisa membuat ruang jadi terlalu lega, atau pun terlalu sempit," ucap Denny Setiawan, arsitek prinsipal untuk Studio Denny Setiawan.

Berdasarkan Denny, sebelum tepat memilih sofa, kita harus lebih-lebih dulu memerhatikan alur peredaran di dalam kamar. Artinya, kalau ruangan sempit, tentu kita tak bisa menempatkan sofa besar.

Setidaknya, di belakang sofa harus terdapat jarak minimal 90 cm sampai 1.2 meter, begitupun dengan ke samping kanan serta kiri. Luas ruangan ini, nantinya akan mempunyai peran penting dalam menentukan jumlah unit sofa yang mengisi.

Jumlah unit sofa ini juga akan diatur oleh keperluan seater. Seater ini dapat diukur dari berapa banyak seat yang diperlukan. Seater sendiri merupakan banyaknya dudukan pada masing-masing sofa. Dalam menentukannya, ada 2 unsur yang seharusnya sejajar. Pertama, ketersediaan luas ruangan tadi serta kedua, keperluan tuan rumah.

Kalau seluruh telah dinilai dengan seksama, harapannya, kita tak bakal salah pilih sofa!