Indonesia Mempunyai Aplikasi Islami Buah Karya Anak Bangsa

Penerapan teknologi dilakukan hampir pada tiap-tiap ranah kehidupan, termasuk kesibukan ibadah. Keinginan untuk konsisten dapat menunaikan keharusan sekaligus mewujudkan aplikasi religi semakin digemari.

Hal inilah yang melatarbelakangi PT. Digital Muslim Global yang mengamati kesempatan dengan merilis aplikasi Muslimapp. Aplikasi ini mempunyai fitur seperti Quran, penunjuk kiblat, ataupun kumpulan doa dan hadist.

Co-founder Muslimahapp, Nurana Menawan Paramita mengatakan, aplikasi ini dapat mempermudah masyarakat untuk beribadah kapan serta di mana saja. Menurutnya, Muslimahapp bakal semakin digemari seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk beribadah.

"Kita telah menjelang zaman disrupsi yang sifatnya manual serta kuran efisien. Berinovasi menjadi era yang mengedepankan kemudahan serta kepraktisan," tuturnya di Masjid TSM Bandung.

Dengan total jumlah muslim di Indonesia yang diprediksi bakal mencapai 256,8 juta jiwa pada tahun 2050, pihaknya optimistis bahwa aplikasi ini akan diterima bagus oleh masyarakat. "Muslimapp merupakan aplikasi yang dioptimalkan sendiri oleh putra bangsa," ucapnya.

Direktur Marketing Muslimahapp, Ratna Yanti Kosasih menambahkan, masyarakat juga dapat mengorder hewan kurban serta aqiqah lewat aplikasi ini dengan menggandeng rumah aqiqah di 13 kota di Indonesia adalah Bandung, Bogor, Cilegon, Cirebon, Jakarta, Lampung, Medan, Padang, Palemvang, Semarang, Solo, layanan aqiqah tangerang selatan, dan Yogyakarta.

"Kami berkeinginan layanan ini bakal mempermudah masyarakat dalam menjalankan pemesanan hewan kurban dan aqiqah. Karena hak ini sejalan dengan kemauan generasi milenial dikala ini yang menuntut kemudahan dan kepraktisan dalam bertransaksi," tuturnya.

Ia menilai, penerapan teknologi yang merambah ke ranah religi bakal memberikan banyak kemudahan untuk masyarakat. Dengan mobilitas yang tinggi, masyarakat juga tidak perlu kuatir lagi dalam menunaikan keharusannya untuk beribadah.

"Adanya aplikasi religi yang kian marak dioptimalkan tentu akan membawa angin segar untuk masyarakat dalam menjawab keperluan ibadah sehari-hari. Beribadah kapan pun serta dimana bahkan jadi gampang sebab teknologi dalam genggaman," katanya.