Fitur Penting Saat Musim Penghujan, Tetapi Tidak Semua Mobil Memilikinya

Musim hujan ini ada beberapa fitur yang berkhasiat di kendaraan beroda empat. Salah satu fitur yang berguna saat musim hujan yaitu wiper otomatis. Sayangnya, tak seluruh mobil memiliki fitur wiper otomatis yang berkhasiat pada musim hujan ini.

Ciri-ciri kendaraan beroda empat dengan wiper otomatis ada 2. Pertama, pada tuas pengoperasian wiper ada artikel AUTO. Tinggal putar tuas ke posisi ini maka wiper otomatis bakal berfungsi. Wiper akan bekerja seperti itu mendeteksi hujan turun. Dengan teknologi wiper otomatis ini kecepatan gerakan wiper dikontrol komputer kendaraan beroda empat supaya sesuai dengan banyaknya air hujan yang menerpa kaca kendaraan beroda empat.

Kedua, ada sensor infra merah yang umumnya dipasang di komponen dalam kaca depan sebelah atas, ideal di belakang spion dalam. Cahaya infra merah ini ditembakkan ke kaca depan dengan sudut 45 derajat. Pada ketika kaca dalam kondisi kering, cahaya ini segera dipantulkan ke sensor.

Baca juga berjenis-jenis informasi tentang sewa mobil disini.

Sementara ketika kaca dalam kondisi basah, spot-spot air akan membiaskan pantulan sinar infra merah itu. Sensor pun tidak menerima seluruh sinar yang ditembak ke kaca. Bila ini terjadi, karenanya sensor bakal segera mengaktifkan penyeka kaca alias wiper.

Banyaknya spot air yang ada pun dapat terdeteksi oleh sensor infra merah ini. Ini bermanfaat untuk mengendalikan kecepatan wiper agar cocok dengan derasnya hujan. Misalnya pada ketika gerimis kecepatan wiper di intermitten (ada sela waktu di tiap-tiap usapan) sedang ketika hujan deras di low atau high.

Segala mobil tentu dilengkapi dengan wiper. Namun sebagian kendaraan beroda empat mahal pun ditambah dengan rain sensor. Sehingga ketika hujan turun, pengemudi tidak perlu repot mengaktifkan wiper dan mengontrol kecepatannya. Sensor hujan pada wiper otomatis itu bakal membaca seberapa besar intensitas hujan yang turun dan mengatur kecepatan wiper yang diperlukan.